Bengkulu

Data Polisi Gempa Lebong Rusak 233 Rumah

 

Gempa berkekuatan 5,1 pada skala rhicter yang mengguncang Kabupaten Lebong, Provinsi Bengkulu akibatkan 233 rumah di dua kecamatan rusak, Rabu (6/12/2017) pukul 03.30 WIB dinihari.

Data ini diambil dari hasil monitoring antara Babinsa dan kepolisian setempat. Kapolsek Lebong Atas, Ipda Kuat Santosa, menyebutkan 233 rumah yang rusak itu terbagi dalam tiga kategori, yakni rusak ringan, sedang dan berat.

233 rumah yang rusak itu berada di Kecamatan Lebong Atas dan Pelabai, Kabupaten Lebong. Menurut monitoring rumah yang mengalami rusak ringan sebanyak 119 unit, rusak sedang 72 unit dan rusak berat mencapai 42 unit.

“Di Dua kecamatan itu hanya dua desa yang tidak ada rumah penduduk mengalami kerusakan,” kata Kapolsek.

Terdapat pula satu orang anak usia 9 tahun yang mengalami luka ringan karena tertimpa runtuhan, namun sudah mendapatkan perawatan.

Sementara itu hasil pemantauan TNI, selain rumah warga mengalami kerusakan masjid agung di Kabupaten Lebong dan kantor koramil juga mengalami kerusakan.

Kepala Penerangan Korem 041/Garuda Emas Bengkulu Mayor Inf David Suardi dalam tertulisnya menyebutkan, beberapa rumah warga, masjid, dan kantor Koramil mengalami kerusakan ringan.

“Gempa mengakibatkan rusaknya Koramil 07/Lebong Atas. Tembok kanan dan kiri kantor Koramil bagian atas retak, sedikit berlubang. Rumah warga dan Masjid Agung Sultan Abdullah rusak pada dinding keramik,” kata David.

Firmansyah/KOMPAS.COM

Comments are closed.